Awalnya perjalanan yang aku tempuh dengan teman-teman kuliah berawal dari Kota Malang. Dari Malang kita berangkat lebih malam karena sampai di lokasi dapat melihat matahari terbit. Kita yang mengendarai mobil dan ada pula yang memakai motor melewati rute Kabupaten Pasuruan dan melewati daerah Nongkojajar (This is my country broo).
Tapi sayang di jalan kita harus ganti kendaraan dari mobil ke jeep. Sementara yang naek motor tetap bisa naik. Suasana perjalanan menyenangkan bahkan sebelum ganti jeep mobil yang kita kendarai sempat tidak kuat naik ketanjakkan karena kurang ancang-ancang (so, kalo kamu mau ke Bromo siapkan mental baja broo,).
Dengan suasana dingin mendekati subuh dan banyaknya bintang di langit mengakibatkan suasana yang mengagumkan untuk menikmati keindahan alam. Setelah menaiki jeep, suasana lebih memacu adrenalin. Tahu kalian, si sopir masih berusia di bawah umur loh??? laa kok bisa
Iya, si sopir ini berumur sekitar 16 tahun dan tak punya SIM. namun kelihaiannya cukup diacungi jempol. Dan sekitar setelah subuh kita hampir sampai di Penanjakkan 1. Namun Tujuan pertama kita adalah bukan penanjakkan satu namun Penanjakkan 2. Beberapa menit kemudian kita harus turun dari jeep karena antrian dari jeep lain diatas.
Untuk naik ke Penanjakkan satu kita harus jalan kaki dengan kemiringan sekitar 80 derajat. Karena tak kuat naik akhirnya kita naik ojek dan harganya sekitaran 10-30 ribu tergantung jauh yang ditempuh. Dikiranya kita ketinggalan moment yang ditunggu. Namun pemandangan lain muncul dari balik punggung kita. Keindahan Gunung Arjuno dengan banyaknya lampu di lereng gunung tersebut.
Setelah itu teman-teman lainnya kumpul dan menikmati keindahan alam ini. Tak lupa moment-moment tersebut diabadikan.. Seru pastinya..
jadi ayoo kalian ke wisata ini. Menakjubkan lohh. Ditambah lagi bawa teman-teman spesial kalian. Tunggu jaditurisdadakan berikutnya yaa...




